
SLEMAN – Yayasan Kiwari sukses menyelenggarakan kegiatan “Perayaan Merah Putih” pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Minggir, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, relawan, donatur, dan penerima manfaat.
Perayaan Merah Putih diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur sekaligus memperingati tiga momentum penting, yakni Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta Peringatan Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan, di antaranya Kesbangpol sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Sleman, jajaran Kapanewon Minggir, Pemerintah Kalurahan Minggir, unsur TNI di wilayah Minggir, Kapolsek Minggir, serta para tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan yang mengedepankan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap sesama, serta nilai-nilai persatuan.
Rangkaian acara Perayaan Merah Putih diisi dengan doa bersama, yang menjadi bagian penting dalam mensyukuri kemerdekaan serta memohon keberkahan, keselamatan, dan kebaikan bagi masyarakat.
Selain kegiatan doa, Yayasan Kiwari juga melaksanakan santunan dan pembagian bingkisan kepada para penerima manfaat. Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu wujud nyata kepedulian yayasan kepada masyarakat sekaligus upaya memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial.
Perayaan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat kepedulian, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi pengingat pentingnya meneladani nilai kasih sayang, kepedulian, dan kebaikan kepada sesama. Sementara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat persatuan.
Di sisi lain, peringatan Undang-Undang Keistimewaan DIY turut menjadi bagian dari upaya menjaga dan menghargai nilai-nilai sejarah, budaya, serta keistimewaan Yogyakarta yang telah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.
Yayasan Kiwari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Perayaan Merah Putih dapat terselenggara dengan baik.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada para donatur, relawan, tamu undangan, unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sinergi antara lembaga sosial, pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, relawan, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Melalui kegiatan Perayaan Merah Putih ini, Yayasan Kiwari berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta menjadi gerakan kebaikan yang berkelanjutan.
“Semoga setiap kebaikan yang diberikan melalui kegiatan ini terus mengalir, memberikan manfaat kepada masyarakat, serta membawa keberkahan bagi kita semua.”
Dengan terselenggaranya Perayaan Merah Putih 2026, Yayasan Kiwari juga berharap kolaborasi dan kebersamaan dengan berbagai elemen masyarakat dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial pada masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan tidak hanya melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian, gotong royong, dan tindakan nyata untuk membantu sesama.